Sedekah

Sedekah Air Berkah, Anak Santri Butuh Air Bersih

Baznas Bazis DKI
DKI Jakarta| Dibuat 23 Apr 2024

Terkumpul

RP. 250,001 dari RP. 100,000,000 0%

2 Donatur

191 Hari

“Ya Rabb, kami khawatir jika ibadah kami tidak sah, berwudhu di air keruh ini kami merasa kondisi kami tidak suci…”

Air kotor yang dikonsumsi dan digunakan sangat beresiko mengganggu kesehatan para santri. Mulai dari gangguan pencernaan, gangguan kulit, hingga penyakit lainnya. Datang dengan hati tulus dan ikhlas untuk mendalami ilmu agama. Namun pada kenyataannya proses belajar mengajar dapat terhambat dikarenakan air yang keruh sehingga membuat santri sakit.



Kementerian Agama (Kemenag) mencatat setidaknya per semester ganjil 2023/2024, ada total 39.551 pesantren di seluruh Indonesia, dengan total santri sebanyak 4,9 juta. Tidak sedikit pondok pesantren yang tidak dapat mengakses air bersih. Mereka menggunakan air tak layak pakai dan konsumsi untuk kegiatan sehari-hari.

Para santri berasal dari kaum yatim dhuafa, hidupnya dirundung kesulitan. Kami ingin mengajak Sobat Baik untuk ikutan dalam kesempatan ini. Kesempatan besar karena keutamaan yang besar dari bersedekah air. Berbagai riwayat hadits menyebutkan keutamaan bersedekah air.

Dalam suatu kesempatan, Saad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud).



Sobat Baik mari kita memudahkan para santri yang sedang belajar Al-quran dan menuntut ilmu agama ini mendapatkan air bersih yang layak, dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih Metode Pembayaran
4. Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account

Semoga pahala mengalir dengan derasnya laksana air bersih yang mengalir deras untuk para santri yang diberikan oleh Sobat Baik, Aamiin Allahumma Aamiin.
  • Ernawaty binti Affendi
    Ernawaty binti Affendi Donasi RP. 200,000
  • Sobat Baik
    Sobat Baik Donasi RP. 50,000
Tidak ada hasil yang ditemukan
tidak ada donasi